Pesona Indonesia: 10 Taman Nasional yang Harus Masuk Bucket List Kamu

Indonesia terkenal sebagai negara dengan kekayaan alam terbesar di dunia. Buktinya, kamu bisa melihat dari deretan taman nasional di Indonesia yang tersebar. 

Dari Sabang sampai Merauke tercatat ada 57 dan beberapa terbuka untuk umum. Taman nasional inilah yang bisa jadi tujuan petualanganmu selanjutnya. 

Mana yang menarik untuk kamu kunjungi pertama kali? Simak daftar taman nasionalnya di sini. 

10 Taman Nasional yang Ada di Indonesia Wajib Dikunjungi 

Taman nasional adalah salah satu perwujudan pelestarian alam untuk melindungi keragaman hayati dan ekosistemnya. 

Dari banyak taman nasional yang ada di Indonesia, inilah deretan yang bisa kamu kunjungi: 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Zita Anjani (@zitaanjani)

sumber Instagram: Taman Nasional Komodo dan zitaanjani

1. Taman Nasional Komodo 

Taman Nasional Komodo, jadi taman nasional yang terkenal. Berada di Nusa Tenggara Timur, kawasan ini merupakan habitat asli kadal purba terbesar di dunia, komodo. 

Selain bisa melihat habitat mereka, di kawasan ini kamu juga bisa trekking yang menantang di Pulau Rinca atau berfoto dengan panorama legendaris di Pulau Padar. 

Keindahan laut di taman nasional ini juga tidak kalah keren, dengan biota laut dan berlimpah dengan terumbu karang warna-warni menambah keindahannya. 

Jika ingin berkunjung ke sini, sebaiknya persiapkan diri dengan baik. Akses akomodasinya cukup terbatas, jadi lebih aman untuk booking tur atau penginapan jauh-jauh hari. 

Saat melihat komodo, kamu juga harus menjaga jarak aman dari satwa dan tidak merusak ekosistem laut. Dengan begitu, perjalananmu akan berkesan dan aman. 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Lita Witasari (@litawitasari)

sumber Instagram: litawitasari dan taman lorentz

2. Taman Nasional Lorentz 

Kamu yang menyukai tantangan, bisa memilih Taman Nasional Lorentz yang ada di Papua. 

Banyak hal yang bisa kamu dapatkan, mulai dari pesisir pantai, rawa, hutan hujan, hingga puncak pegunungan bersalju di Jayawijaya. 

Dengan beragam keindahannya tidak heran kalau UNESCO menetapkannya sebagai Situs Warisan Dunia. 

Keanekaragaman hayati di sana sangat luar biasa, termasuk burung cendrawasih yang jadi ikon utama Papua. 

Hanya saja, perjalanan ke Lorentz bukan untuk semua orang. Aksesnya cukup sulit, jaraknya jauh, dan butuh stamina kuat. 

Kamu juga sebaiknya membawa perlengkapan sesuai untuk menghadapi cuaca ekstrem yang kerap berubah-ubah. 

sumber Instagram: Taman Nasional Gunung Leuser

3. Taman Nasional Gunung Leuser 

Di Sumatera bagian utara, Taman Nasional Gunung Leuser jadi rumah berbagai satwa langka seperti orangutan, gajah, harimau, hingga badak Sumatera. 

Hutan tropisnya yang lebat menjadikannya salah satu spot terbaik untuk trekking dan wisata alam liar. 

Kamu bisa melihat langsung orangutan di habitat aslinya, sebuah pengalaman yang susah didapatkan di tempat lain. 

Tapi jangan remehkan medan di sini. Jalurnya panjang, curam, dan kadang licin. Itulah kenapa pemandu lokal sangat dianjurkan agar perjalan tetap aman. 

Kamu juga harus mempersiapkan fisik yang prima dan membawa perlengkapan sepatu trekking, jas hujan, hingga obat anti serangga. 

sumber Instagram: Taman Nasional Wakatobi

4. Taman Nasional Wakatobi

Sulawesi Tenggara punya permata bawah laut yang mendunia, yaitu Taman Nasional Wakatobi. Kawasan ini termasuk salah satu pusat keanekaragaman hayati laut terbesar di dunia. 

Bagi kamu pecinta diving dan snorkeling, Taman Nasional Wakatobi bisa jadi bucket list pertama. Wakatobi jadi surga ratusan jenis terumbu karang dan spesies ikan. 

Birunya laut dan kejernihan air membuat siapa saja betah berlama-lama di sini. Namun, karena lokasinya berupa gugusan pulau, aksesnya perlu persiapan ekstra. 

Transportasi laut jadi pilihan utama, jadi pastikan kondisi cuaca sedang bersahabat. Booking penginapan lebih awal juga penting, karena jumlahnya terbatas. 

Jangan lupa, jaga kelestarian laut dengan tidak menyentuh terumbu karang dan selalu mematuhi aturan konservasi. 

sumber Instagram: Taman Nasional Bunaken

5. Taman Nasional Bunaken 

Kalau kamu suka wisata laut, Taman Nasional Bunaken di Sulawesi Utara nggak kalah boleh dilewatkan. 

Air lautnya super jernih dengan terumbu karang menakjubkan, menjadikannya salah satu spot diving terbaik di dunia. 

Dari ikan warna-warni, penyu, sampai biota laut besar lainnya bisa kamu temukan di sini. Sangat cocok buat kamu yang suka fotografi bawah laut. 

Meski terlihat aman, jangan meremehkan keselamatan di laut. Gunakan peralatan snorkeling atau diving yang sesuai dan selalu ikuti arahan instruktur. 

Hindari menginjak karang atau memberi makan ikan sembarangan. Dengan menjaga aturan sederhana ini, pengalamanmu di Bunaken akan semakin berkesan.

sumber Instagram: Taman Nasional Ujung Kuloan

6. Taman Nasional Ujung Kulon 

Bukan hanya di luar Pulau Jawa, Banten juga punya harta karun alam yang berharga, yaitu Taman Nasional Ujung Kulon. 

Kawasan ini terkenal dengan habitat terakhir badak Jawa yang super langka. Selain itu, kamu bisa menikmati hutan hujan tropis, pantai alami, hingga pulau kecil yang eksotis. 

Ujung Kulon sudah diakui oleh UNESCO sebagai salah satu Situs Warisan Dunia. Berkunjung ke sini berarti kamu juga ikut mendukung upaya konservasi. 

Wilayahnya masih sangat liar, jadi pastikan untuk berkunjung bersama pemandu atau ikut tur resmi. 

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh sky (@iluvsskyy_)

sumber Instagram: Taman Nasional Baluran

7.  Taman Nasional Baluran 

Sering disebut sebagai ‘Little Africa van Java’, Taman Nasional Baluran di Banyuwangi punya savana luas yang disebut Bekol. 

Di taman ini, kamu bisa melihat rusa, banteng, kerbau liar, hingga monyet yang berkeliaran dengan bebas. 

Pemandangan savana dengan latar Gunung Baluran membuat suasananya mirip dengan padang rumput Afrika. 

Selain itu, ada juga pantai Bama yang cocok untuk snorkeling dan bersantai. 

sumber Instagram: Taman Nasional Teluk Cendrawasih

8. Taman Nasional Teluk Cendrawasih 

Papua Barat punya surga laut yang nggak kalah keren bernama Taman Nasional Teluk Cendrawasih. 

Di sini, kamu bisa bertemu langsung dengan hiu paus yang jadi raksasa laut yang jinak dan ramah. 

Kawasan ini juga punya ratusan spesies dan ribuan jenis ikan yang membuat aktivitas snorkeling maupun diving terasa sangat luar biasa. 

Perjalananya pun perlu perencanaan yang matang, karena transportasi terbatas tergantung dengan kondisi cuaca. 

sumber Instagram: Taman Nasional Way Kambas

9. Taman Nasional Way Kambas 

Beralih ke Lampung, ada Taman Nasional Way Kambas yang terkenal dengan konservasi gajah Sumatera. 

Kamu bisa melihat langsung gajah-gajah dilatih untuk berbagai aktivitas, sekaligus belajar tentang upaya pelestarian satwa langka. 

Selain gajah, taman nasional ini juga dihuni oleh berbagai satwa khas Sumatera lainnya seperti harimau hingga monyet. 

Taman nasional ini cukup aman dan ramah pengunjung, jadi kamu bisa mengajak keluarga untuk wisata edukasi. 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Ndra_ (@imndracipta)

sumber Instagram: Taman Nasional Karimunjawa dan imndracipta

10. Taman Nasional Karimunjawa

Yang terakhir adalah Taman Nasional Karimunjawa yang jadi tempat wisata tersantai ada di Jawa Tengah. 

Keindahan lautnya yang bening, pasir putih, dengan ekosistem mangrove dan terumbu karang yang masih sangat terjaga. 

Kamu bisa melakukan aktivitas snorkeling santai, island hopping, atau sekedar duduk santai di pinggir pantai. 

Jangan lupa ikuti juga aktivitas memberi makan hiu atau melihat hiu di penangkaran yang kerap jadi highlight liburan. 

Meski suasananya tenang, tapi akses ke sini juga tergantung dengan kapal serta cuaca. Cek dulu jadwal keberangkatan kapal sebelum mulai liburan. 

Dari semua taman nasional di Indonesia ini, mana yang sudah kamu kunjungi? Kalau belum, susun daftarnya sekarang dan jangan lupa siapkan budget yang cukup!

F.A.Q

Ada di Taman Nasional Komodo, Taman Nasional Tanjung Puting, Taman Nasional Ujung Kulon, dan Taman Nasional Way Kambas. 

Taman Nasional Gunung Leuser yang ada di Aceh dan Sumatera Utara. 

6 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *