taman gantung pojok rumah

Taman Gantung: Solusi untuk Ruang Terbatas

Ruang kecil bukan alasan untuk berhenti berkreasi. Justri dari keterbatasan inilah lahir ide keren, salah satunya taman gantung. 

Dengan sedikit sentuhan kreatif dan beberapa pot tanaman, Anda bisa mengubah sudut sempit menjadi tempat paling adem di rumah. 

Yuk, kenali lebih dekat dengan taman yang cocok untuk ruang terbatas ini. 

Apa Itu Taman Gantung dan Keunggulannya 

contoh taman gantung

Taman gantung merupakan cara menanam tanaman dengan memanfaatkan ruang vertikal, baik itu dinding, langit-langit, atau rak tinggi. 

Tanaman tidak tumbuh di tanah seperti biasa, melainkan memanfaatkan pot. Konsep ini sangat cocok bagi Anda yang tinggal di apartemen atau rumah dengan lahan terbatas. 

Beberapa keunggulan yang ditawarkan taman jenis ini antara lain: 

  • Hemat ruang karena tidak memerlukan halaman luas. 
  • Mudah disesuaikan, Anda bisa memasang di dalam atau luar ruangan. 
  • Mampu meningkatkan kualitas udara, karena tanaman akan menyaring polutan. 
  • Tampilan hijaunya yang rapi akan membuat ruangan lebih hidup. 
  • Perawatan relatif sederhana, cukup menyiram rutin dan sinar matahari cukup. 

Jenis Tanaman yang Cocok untuk Taman Gantung 

Jika ingin membuat taman ini, Anda bisa memilih beberapa jenis tanaman berikut:

golden pothos

1. Sirih Gading

Tanaman ini paling populer untuk digantung karena daunnya akan menjuntai dengan cantik dan tumbuh relatif cepat. 

Sirih gading tahan di tempat yang minim cahaya, menjadikannya cocok untuk taman di dalam ruangan. 

Perawatanya pun mudah, Anda hanya perlu menyiramnya dua atau tiga kali seminggu. 

heartleaf philodendron

2. Heartleaf Philodendron

Daunnya berbentuk hati dengan warna hijau mengkilap, menjuntai lembut ke bawah. Philodendron suka pada tempat terang tapi tidak terkena sinar matahari langsung. 

Kemampuannya untuk tumbuh sangat cepat, sehingga bisa dipanjangkan hingga beberapa meter, membuat sudut ruangan terasa adem dan tropis. 

english ivy

3. English Ivy

Tampilannya sangat elegan dengan bentuk daun kecil bergerigi yang menjalar sangat cantik. 

English Ivy suka dengan tempat yang agak teduh dan udara lembap. Jika digantung di pot tinggi atau rak vertikal, tampilannya akan membuat rumah tampak seperti taman Eropa mini. 

spider plant

4. Spider Plant

Dikenal juga sebagai tanaman lili paris, daunnya panjang dan melengkung dan bagian ujungnya kecil. 

Saat digantung, anakan ini tampak seperti air terjun hijau mini. Perawatannya sangat mudah, tahan di dalam ruangan, dan cocok untuk pemula. 

button plant

credit: picturethisai.com

5. Dischidia Nummularia

Daunnya bulat pipih seperti koin kecil yang menggantung rapat di batangnya. Dischidia suka dengan cahaya terang tapi tidak langsung dan kelembapan tinggi. 

Sangat unik jika Anda menanamnya di pot gantung di teras atau bahkan kamar mandi. 

string of pearls plant

6. String of Pearls

Jenis tanaman sukulen dengan daun berbentuk bulat seperti manik-manik hijau sangat populer untuk taman. 

Tampilannya unik dan estetik. Karena berasal dari keluarga kaktus, tanaman ini hanya memerlukan sedikit saja air dan banyak cahaya. 

janda bolong menjuntai

7. Janda Bolong Menjuntai

Varietas dari monstera yang memiliki daun bolong alami yang khas. Saat tumbuh menggantung, bentuk daunnya mampu menciptakan tampilan tropis yang artistik. 

Sangat cocok jika Anda menempatkannya di jendela dengan cahaya tidak langsung. 

Cara Membuat Taman Gantung Sendiri di Rumah 

Tidak sulit untuk menciptakan taman ini sendiri di rumah berlahan sempit. Beberapa cara berikut ini bisa Anda ikut: 

tanaman di gantung

1. Tentukan Lokasi dan Struktur Taman

Anda perlu memilih tempat yang cocok dan struktur yang kuat dan aman, seperti dinding, pagar, atau langit-langit berupa dak beton. 

Tentukan juga apakah Anda ingin membuat taman di dalam atau luar ruangan sesuai dengan kebutuhan ruang hijau di rumah. 

2. Penataan dan Pengaturan Estetika 

Jika Anda sudah memilih beberapa tanaman, sekarang siapkan tanaman dalam pot dan lakukan penataan yang menarik secara visual. 

Supaya seluruh tanaman terlihat, variasikan ketinggian pot, ukuran, warna daun, hingga tekstur tanaman. 

Misalnya, gantung beberapa pot dengan tanaman menjuntai di bagian atas, kemudian di bawah tambahkan pot yang sedikit lebih besar atau tanaman lebih ramping. 

3. Siram dan Rawat secara Teratur 

Perawatan rutin adalah kunci agar taman gantung tetap sehat. Mengenai waktu penyiraman, disarankan menyiram di pagi hari karena tanaman akan memiliki waktu untuk mengering sebelum malam. 

Pastikan juga media tanam yang digunakan tetap lembap dan tidak tergenang. Cukup siram sedikit saja dan pemupukan ringan dan pemangkasan secara periodik.

F.A.Q

Konsep arsitektur lanskap berkelanjutan di mana tanaman ditanam pada posisi menggantung, bisa berupa taman vertikal atau taman atap yang memanfaatkan ruang secara kreatif. 

Dengan cara menanam tanaman merambat atau tanaman hias dan membiarkannya tumbuh menggantung hingga mempercantik dinding atau area rumah. 

taman zen rumah dari depan

Mengenal Taman Kering: Solusi Estetis untuk Lahan Terbatas

Tidak memiliki banyak lahan dan waktu untuk merawat taman? Taman kering adalah solusi yang praktis dan estetis. 

Dengan penataan cermat, taman ini bisa menghadirkan kesan alami, rapi, dan menenangkan di setiap sudut rumah Anda. 

Kuncinya adalah dengan menempatkan tanaman dengan tepat, memilih jenisnya yang sesuai, dan memperhatikan estetikanya. 

Anda yang ingin menciptakan taman kering sendiri di rumah, bisa mengikuti panduan lengkapnya dalam artikel ini. 

taman kering di tengah rumah

7 Jenis Tanaman untuk Taman Kering

Taman kering merupakan konsep taman yang menonjolkan keindahan alami dengan penggunaan air yang minimal. 

Konsep ini cocok untuk Anda yang tinggal di kawasan padat penduduk atau memiliki keterbatasan lahan, tapi tetap ingin suasana hijau yang menyegarkan. 

Dengan dominasi batu, kerikil, atau pasir sebagai elemen permukaan, taman kering juga mengutamakan tanaman yang tahan kekeringan dengan perawatan sederhana. 

Berikut ini jenis-jenis tanaman yang sangat layak Anda pertimbangkan untuk taman kering;

1. Kaktus

Pilihan klasik untuk taman kering adalah kaktus, karena kemampuannya bertahan hidup dalam kondisi minim air sangat tinggi. 

Bentuk batangnya menebal untuk menyimpan air dan sering kali memiliki duri yang berfungsi mengurangi penguapan. 

Untuk lahan terbatas, Anda bisa memilih kaktus yang ukurannya kecil atau bentuk pot, lalu letakkan di area yang mendapat sinar matahari cukup. 

2. Sukulen

Merupakan tanaman yang memiliki bagian-bagian berdaging (daun batang) yang berfungsi menyimpan air, menjadikannya cocok untuk taman kering. 

Di lahan terbatas, Anda bisa menggunakan pot atau menanam langsung di media berkerikil dengan drainase baik. 

Biarkan tanah cepat kering sebelum penyiraman berikutnya, agar sukulen tidak membusuk. 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by HKTI MAGETAN (@hktimagetan)

3. Agave 

Tanaman berasal dari daerah kering/ semi kering di Amerika Utara dan Selatan. Memiliki daun yang tebal berdaging dan duri, serta mampu menyimpan air. 

Karena agave dapat tumbuh besar dan berduri, sebaiknya bagi lahan terbatas dengan memadukannya bersama tanaman lain yang lebih kecil. 

Pastikan lokasinya aman dari aktivitas anak atau Anda yang memelihara hewan agar tidak terluka. 

4. Sansevieria 

Terkenal dengan sebutan lidah mertua dan kemudahan perawatannya. Tanaman ini tahan terhadap berbagai kondisi terutama area kurang air dan sedikit cahaya. 

Karena fleksibel, sanseviera bisa ditempatkan sebagai tanaman indoor atau semi outdoor di taman kering Anda. 

Cocok untuk lahan terbatas yang tidak mendapatkan sinar matahari langsung, karena bentuknya yang tinggi memanjang. 

5. Sikas 

Tanaman berdaun unik seperti palma, dengan batang keras, serta cukup tahan terhadap kondisi yang lebih kering dibandingkan tanaman hias lainnya. 

Untuk lahan terbatas, pilihlah ukuran kecil atau varietas yang tidak tumbuh terlalu besar. 

Kombinasikan dengan berbagai elemen dan fokus di antara kerikil, batu alun untuk menciptakan titik perhatian. 

6. Bromelia 

Tanaman dengan daya tarik utama wara daunnya yang bervariasi dan bentuk eksotis. Meskipun bukan sukulen yang sangat kering, bromelia cocok untuk taman kering. 

Jika lahan Anda terbatas, kombinasikan bromelia dengan tanaman lain sebagai aksen. Misalnya, di antara batu dan kerikil agar tampak lebih dinamis. 

7. Anthurium 

Dikenal lewat daunnya yang besar dan estetik. Meskipun biasanya memerlukan kelembapan yang lebih dibandingkan sukulen, tanaman ini ideal untuk taman kering. 

Khususnya jika Anda ingin membuat taman mini semi outdoor bahkan indoor dengan cahaya yang tidak terlalu langsung. 

Ketika ingin membuat taman mini, Anda dapat menggunakan anthurium sebagai tanaman filler atau aksen dan pastikan media tanamnya memiliki drainase yang baik. 

taman kering zen dalam rumah

Cara Membuat Taman Kering Mini di Rumah

Setelah menentukan jenis tanaman yang tepat, kini Anda bisa memulai untuk membuat taman kering di rumah. 

Berikut ini cara yang bisa dilakukan: 

1. Mempersiapkan Area Lahan untuk Taman 

Anda harus menentukan dulu area di rumah mana yang akan dijadikan taman kering. Baik itu area halaman depan, belakang, bahkan dalam rumah. 

Kemudian, bersihkan dan siapkan lahan. Singkirkan semua hal yang menghalangi seperti rumput liar, gulma, bahkan batu besar. 

Ratakan permukaan jika diperlukan, dan tambahkan lapisan pasir atau tanah yang porous agar drainase berjalan dengan baik. 

Pastikan media dasar atau tanah sudah cukup siap menerima elemen taman seperti kerikil, batu, dan tanaman tahan kekeringan. 

2. Buat Sketsa Desain Taman 

Supaya lebih mudah menata dan menyelesaikan pembuatan taman, Anda bisa membuat sketsa sederhana. 

Isinya adalah letak tanaman, jalan setapak jika ada, zona batu atau kerikil hingga dekorasi. 

Anda perlu menentukan elemen keras dan tanaman yang seimbang agar estetika tercapai.

3. Menata Setiap Elemen Taman 

Sekarang, Anda bisa mulai menata taman sesuai dengan sketsa yang telah dibuat. Sebarkan kerikil atau batu terlebih dahulu di area yang sudah disiapkan. 

Lanjutkan dengan meletakkan tanaman dan atur jarak antar tanaman agar tidak terlalu padat. 

Letakkan tanaman lebih tinggi di bagian belakan agar tidak menghalangi tanaman lain dan tidak terkena cahaya. 

4. Finishing dan Perawatan 

Jika semuanya sudah selesai ditempatkan, Anda bisa melakukan pembersihan akhir. Buang semua sisa materials, dan ratakan kerikil ulang jika perlu. 

Perawatan taman kering relatif ringan, Anda hanya perlu menyiramnya secukupnya tergantung jenis tanaman. 

Untuk menjaga keindahan, Anda dapat mengganti batu atau kerikil yang sudah mulai kusam dan pastikan elemen dekorasi tetap bersih dan berfungsi. 

F.A.Q

Berfungsi menciptakan ruangan tenang untuk meditasi dan menginspirasi. 

Memanfaatkan berbagai bahan organik yang telah terurai dan menjaga aerasi tanah selalu baik.

taman kota di chicago

Napas Hijau di Tengah Beton: Definisi Taman Kota

Ketika suhu kota semakin panas dan udara terasa sesak, taman kota adalah penyelamat. Kehadirannya membuat keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan. 

Keberadaan taman bukan sekedar pelengkap estetika, tapi juga kebutuhan vital untuk menjaga kualitas hidup. 

Tempat ini menjadi bukti bahwa pembangunan kota yang baik harus tetap berpihak pada alam dan kesehatan warganya. 

Seperti apa peran besar taman kota? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini. 

Apa Pengertian Taman Kota?

taman di kota angle dari drone

Di tengah gedung pencakar langit dan jalan padat, masih ada taman kota yang memberikan keseimbangan dan ketenangan. 

Taman kota merupakan area hijau publik yang dikelola dan dirancang sebagai penyedia fungsi ekologis, sosial, estetika, serta rekreasi bagi warga. 

Kehadirannya seperti napas hijau yang menyejukkan sekaligus menyehatkan kehidupan perkotaan. 

Dalam perancangannya, taman kota mengombinasikan elemen vegetasi, jalur pejalan, bangku, hingga fasilitas publik yang menjadikannya ruang multifungsi. 

Agar taman kota memberi dampak maksimal, perencanaan kota harus memasukkan target luas ruang terbuka hijau per kapita, integrasi taman dengan jaringan hijau kota. 

Perlu juga adanya kebijakan pemeliharaan jangka panjang oleh pemerintah daerah. Standar dan alokasi lahan untuk taman kta harus menjadi bagian dari tata ruang perkotaan. 

Apa Saja Manfaat Taman Kota bagi Lingkungan dan Masyarakat? 

Kehadiran taman kota memberikan banyak manfaat bagi kehidupan masyarakat dan juga lingkungan. Berikut manfaat yang tidak boleh disepelekan: 

udara segar

1. Menyegarkan Udara dan Menjaga Keseimbangan Ekosistem 

Bayangkan ribuan pohon di taman kota bekerja tanpa henti menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen segar setiap hari. 

Itulah sebabnya, taman kota sering disebut sebagai paru-paru kota. Vegetasi di dalamnya membantu menyaring polusi, meredam kebisingan, sekaligus menurunkan suhu sekitar. 

Dengan begitu, kota akan terasa lebih sejuk dan nyaman untuk ditinggali. 

air hujan

2. Menyerap Air Hujan dan Mencegah Banjir 

Saat hujan turun, taman kota memiliki peran besar yang sering terlupakan. Tanah terbuka dan pepohonannya membantu menyerap air hujan, mengurangi limpasan, serta mencegah banjir. 

Khususnya di wilayah padat beton seperti pemukiman warga dan gedung-gedung bertingkat pada perkotaan. 

Dengan kata lain, taman kota adalah spons alami yang menjaga keseimbangan air di permukaan tanah. 

keluarga piknik di taman

3. Ruang Rekreasi dan Aktivitas Warga

Setelah seharian sibuk bekerja, taman kota menjadi tempat yang ideal untuk melepas penat. 

Di sana, orang dapat berolahraga, berjalan santai, atau sekedar duduk menikmati pemandangan dan udara sore hari. 

Anak-anak dapat bermain, orang tua bercengkrama, dan remaja berfoto di taman, semua merasa punya ruang untuk bernapas lebih lega. 

interaksi sosial di taman

4. Membangun Kebersamaan dan Interaksi Sosial 

Taman kota bukan hanya soal kumpulan pohon dan rumput, tapi juga manusia. Di sinilah warga kota dari berbagai latar belakang bisa bertemu, berbagi cerita, dan menjalin hubungan sosial baru. 

Banyak kegiatan komunitas, acara seni, hingga bazar kecil sering diadakan di taman, menjadikannya ruang publik yang hidup dan inklusif. 

taman kota cantik

5. Mempercantik Wajah Kota 

Tidak dapat dipungkiri, taman yang terawat membuat sebuah kota terlihat lebih menarik. Warna hijau pepohonan, bunga yang bermekaran, dan tata lanskap rapi menghadirkan nuansa alami yang menyejukkan mata. 

Estetika ini bukan hanya soal keindahan visual, tapi juga menciptakan rasa nyaman dan bangga bagi warga kota. 

tanaman dengan kartu nama

6. Media Edukasi Lingkungan

Taman kota juga bisa menjadi kelas terbuka bagi siapa pun yang ingin belajar tentang alam. 

Di sini, anak-anak dapat mengenal berbagai jenis tumbuhan, memahami pentingnya air, dan belajar bagaimana menjaga kebersihan lingkungan. 

Dengan begitu, taman menjadi tempat tumbuhnya kesadaran ekologi sejak dini bagi masyarakat. 

ekonomi lokal interaksi

7. Meningkatkan Ekonomi Lokal dan Nilai Kawasan

Percaya atau tidak, taman kota yang dikelola baik bisa membawa manfaat ekonomi. Banyak pedagang kecil yang berjualan di sekitar taman, komunitas kreatif menggelar acara, hingga wisatawan lokal datang berkunjung. 

Akibatnya, aktivitas ekonomi di sekitar taman meningkat, dan nilai properti di sekitarnya pun ikut naik. 

Contoh Taman Kota yang Jadi Ikon di berbagai Daerah 

Dengan segala manfaatnya, banyak kota Indonesia yang menghadirkan taman kota, bahkan menjadi ikon khas yang tidak terlupakan. 

Berikut ini beberapa contoh yang saat ini cukup populer: 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Taman Bungkul (@tamanbungkulsurabaya)

1. Taman Bungkul, Surabaya 

Siapa yang tak kenal Taman Bungkul? Terletak di jantung kota Surabaya, taman ini pernah dinobatkan oleh United Nations sebagai taman kota terbaik di Asia.

Dengan fasilitas lengkap seperti area bermain anak, jalur skateboard, wifi gratis, hingga panggung terbuka, membuat taman ini menjadi simbol ruang publik yang hidup dan inklusif. 

Selain tempat bersantai, Taman Bungkul juga sering digunakan untuk acara komunitas, olahraga pagi, dan festival kota. 

Tak heran, warga Surabaya bangga menyebutnya sebagai “jantung hijau” kota mereka.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Tebet Eco Park (@tebetecopark)

2. Tebet Eco Park, Jakarta 

Taman ini menjadi fenomena baru di ibu kota. Dirancang dengan konsep eco-friendly dan rekreatif, Tebet Eco Park menggabungkan dua taman lama menjadi satu ruang hijau besar berdesain modern. 

Taman ini memiliki jembatan merah ikonik, area bermain anak, taman refleksi, dan ruang edukasi lingkungan. 

Dengan pepohonan besar dan area terbuka yang luas, Tebet Eco Park tak hanya mempercantik kota, tapi juga menjadi tempat warga Jakarta menarik napas di tengah padatnya beton. 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Siti Fatimah (@sitifatimah81_)

3. Taman Balai Kota, Bandung 

banding memang dikenal dengan julukan Kota Kembang, dan salah satu buktinya ada di Taman Balai Kota

Berlokasi di pusat kota, taman ini menyatukan keindahan lanskap dengan nilai sejarah. 

Di sini, pengunjung bisa menikmati labirin cinta, kolam air mancur, serta area bermain yang teduh. 

Taman ini juga sering menjadi tempat acara seni dan budaya, sekaligus spot foto favorit wisatawan karena suasananya yang sejuk dan estetik. 

4. Taman Indonesia Kaya, Semarang

Taman ini berbeda dari taman kota biasa, konsepnya adalah taman budaya terbuka. dilengkapi dengan panggung seni, ruang pertunjukan, dan area hijau tertata. 

Taman Indonesia Kaya menjadi wadah ekspresi bagi seniman lokal sekaligus tempat hiburan masyarakat. 

Setiap akhir pekan, taman ini ramah oleh warga yang menonton pertunjukan musik, tari, hingga teater. 

Keberadaannya menegaskan bahwa taman kota bisa menjadi tempat tumbuhnya kreativitas dan kebersamaan.

F.A.Q

Memiliki ruang terbuka hijau, terbuka untuk umum, fasilitas lengkap seperti jalur jogging, toilet, hingga taman bermain anak-anak. 

Taman kota merupakan area hijau yang didesain untuk estetika dan juga rekreasi. Sedangkan hutan kota kelompok pepohonan yang tumbuh di dalam atau pinggiran kota dengan ekosistem sederhana.  

Pohon, rumput hijau, kolam, bangku taman, lampu, area khusus olahraga, toilet, taman bermain, hingga kafe atau kantin. 

Pesona Indonesia: 10 Taman Nasional yang Harus Masuk Bucket List Kamu

Indonesia terkenal sebagai negara dengan kekayaan alam terbesar di dunia. Buktinya, kamu bisa melihat dari deretan taman nasional di Indonesia yang tersebar. 

Dari Sabang sampai Merauke tercatat ada 57 dan beberapa terbuka untuk umum. Taman nasional inilah yang bisa jadi tujuan petualanganmu selanjutnya. 

Mana yang menarik untuk kamu kunjungi pertama kali? Simak daftar taman nasionalnya di sini. 

10 Taman Nasional yang Ada di Indonesia Wajib Dikunjungi 

Taman nasional adalah salah satu perwujudan pelestarian alam untuk melindungi keragaman hayati dan ekosistemnya. 

Dari banyak taman nasional yang ada di Indonesia, inilah deretan yang bisa kamu kunjungi: 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Zita Anjani (@zitaanjani)

sumber Instagram: Taman Nasional Komodo dan zitaanjani

1. Taman Nasional Komodo 

Taman Nasional Komodo, jadi taman nasional yang terkenal. Berada di Nusa Tenggara Timur, kawasan ini merupakan habitat asli kadal purba terbesar di dunia, komodo. 

Selain bisa melihat habitat mereka, di kawasan ini kamu juga bisa trekking yang menantang di Pulau Rinca atau berfoto dengan panorama legendaris di Pulau Padar. 

Keindahan laut di taman nasional ini juga tidak kalah keren, dengan biota laut dan berlimpah dengan terumbu karang warna-warni menambah keindahannya. 

Jika ingin berkunjung ke sini, sebaiknya persiapkan diri dengan baik. Akses akomodasinya cukup terbatas, jadi lebih aman untuk booking tur atau penginapan jauh-jauh hari. 

Saat melihat komodo, kamu juga harus menjaga jarak aman dari satwa dan tidak merusak ekosistem laut. Dengan begitu, perjalananmu akan berkesan dan aman. 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Lita Witasari (@litawitasari)

sumber Instagram: litawitasari dan taman lorentz

2. Taman Nasional Lorentz 

Kamu yang menyukai tantangan, bisa memilih Taman Nasional Lorentz yang ada di Papua. 

Banyak hal yang bisa kamu dapatkan, mulai dari pesisir pantai, rawa, hutan hujan, hingga puncak pegunungan bersalju di Jayawijaya. 

Dengan beragam keindahannya tidak heran kalau UNESCO menetapkannya sebagai Situs Warisan Dunia. 

Keanekaragaman hayati di sana sangat luar biasa, termasuk burung cendrawasih yang jadi ikon utama Papua. 

Hanya saja, perjalanan ke Lorentz bukan untuk semua orang. Aksesnya cukup sulit, jaraknya jauh, dan butuh stamina kuat. 

Kamu juga sebaiknya membawa perlengkapan sesuai untuk menghadapi cuaca ekstrem yang kerap berubah-ubah. 

sumber Instagram: Taman Nasional Gunung Leuser

3. Taman Nasional Gunung Leuser 

Di Sumatera bagian utara, Taman Nasional Gunung Leuser jadi rumah berbagai satwa langka seperti orangutan, gajah, harimau, hingga badak Sumatera. 

Hutan tropisnya yang lebat menjadikannya salah satu spot terbaik untuk trekking dan wisata alam liar. 

Kamu bisa melihat langsung orangutan di habitat aslinya, sebuah pengalaman yang susah didapatkan di tempat lain. 

Tapi jangan remehkan medan di sini. Jalurnya panjang, curam, dan kadang licin. Itulah kenapa pemandu lokal sangat dianjurkan agar perjalan tetap aman. 

Kamu juga harus mempersiapkan fisik yang prima dan membawa perlengkapan sepatu trekking, jas hujan, hingga obat anti serangga. 

sumber Instagram: Taman Nasional Wakatobi

4. Taman Nasional Wakatobi

Sulawesi Tenggara punya permata bawah laut yang mendunia, yaitu Taman Nasional Wakatobi. Kawasan ini termasuk salah satu pusat keanekaragaman hayati laut terbesar di dunia. 

Bagi kamu pecinta diving dan snorkeling, Taman Nasional Wakatobi bisa jadi bucket list pertama. Wakatobi jadi surga ratusan jenis terumbu karang dan spesies ikan. 

Birunya laut dan kejernihan air membuat siapa saja betah berlama-lama di sini. Namun, karena lokasinya berupa gugusan pulau, aksesnya perlu persiapan ekstra. 

Transportasi laut jadi pilihan utama, jadi pastikan kondisi cuaca sedang bersahabat. Booking penginapan lebih awal juga penting, karena jumlahnya terbatas. 

Jangan lupa, jaga kelestarian laut dengan tidak menyentuh terumbu karang dan selalu mematuhi aturan konservasi. 

sumber Instagram: Taman Nasional Bunaken

5. Taman Nasional Bunaken 

Kalau kamu suka wisata laut, Taman Nasional Bunaken di Sulawesi Utara nggak kalah boleh dilewatkan. 

Air lautnya super jernih dengan terumbu karang menakjubkan, menjadikannya salah satu spot diving terbaik di dunia. 

Dari ikan warna-warni, penyu, sampai biota laut besar lainnya bisa kamu temukan di sini. Sangat cocok buat kamu yang suka fotografi bawah laut. 

Meski terlihat aman, jangan meremehkan keselamatan di laut. Gunakan peralatan snorkeling atau diving yang sesuai dan selalu ikuti arahan instruktur. 

Hindari menginjak karang atau memberi makan ikan sembarangan. Dengan menjaga aturan sederhana ini, pengalamanmu di Bunaken akan semakin berkesan.

sumber Instagram: Taman Nasional Ujung Kuloan

6. Taman Nasional Ujung Kulon 

Bukan hanya di luar Pulau Jawa, Banten juga punya harta karun alam yang berharga, yaitu Taman Nasional Ujung Kulon. 

Kawasan ini terkenal dengan habitat terakhir badak Jawa yang super langka. Selain itu, kamu bisa menikmati hutan hujan tropis, pantai alami, hingga pulau kecil yang eksotis. 

Ujung Kulon sudah diakui oleh UNESCO sebagai salah satu Situs Warisan Dunia. Berkunjung ke sini berarti kamu juga ikut mendukung upaya konservasi. 

Wilayahnya masih sangat liar, jadi pastikan untuk berkunjung bersama pemandu atau ikut tur resmi. 

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh sky (@iluvsskyy_)

sumber Instagram: Taman Nasional Baluran

7.  Taman Nasional Baluran 

Sering disebut sebagai ‘Little Africa van Java’, Taman Nasional Baluran di Banyuwangi punya savana luas yang disebut Bekol. 

Di taman ini, kamu bisa melihat rusa, banteng, kerbau liar, hingga monyet yang berkeliaran dengan bebas. 

Pemandangan savana dengan latar Gunung Baluran membuat suasananya mirip dengan padang rumput Afrika. 

Selain itu, ada juga pantai Bama yang cocok untuk snorkeling dan bersantai. 

sumber Instagram: Taman Nasional Teluk Cendrawasih

8. Taman Nasional Teluk Cendrawasih 

Papua Barat punya surga laut yang nggak kalah keren bernama Taman Nasional Teluk Cendrawasih. 

Di sini, kamu bisa bertemu langsung dengan hiu paus yang jadi raksasa laut yang jinak dan ramah. 

Kawasan ini juga punya ratusan spesies dan ribuan jenis ikan yang membuat aktivitas snorkeling maupun diving terasa sangat luar biasa. 

Perjalananya pun perlu perencanaan yang matang, karena transportasi terbatas tergantung dengan kondisi cuaca. 

sumber Instagram: Taman Nasional Way Kambas

9. Taman Nasional Way Kambas 

Beralih ke Lampung, ada Taman Nasional Way Kambas yang terkenal dengan konservasi gajah Sumatera. 

Kamu bisa melihat langsung gajah-gajah dilatih untuk berbagai aktivitas, sekaligus belajar tentang upaya pelestarian satwa langka. 

Selain gajah, taman nasional ini juga dihuni oleh berbagai satwa khas Sumatera lainnya seperti harimau hingga monyet. 

Taman nasional ini cukup aman dan ramah pengunjung, jadi kamu bisa mengajak keluarga untuk wisata edukasi. 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Ndra_ (@imndracipta)

sumber Instagram: Taman Nasional Karimunjawa dan imndracipta

10. Taman Nasional Karimunjawa

Yang terakhir adalah Taman Nasional Karimunjawa yang jadi tempat wisata tersantai ada di Jawa Tengah. 

Keindahan lautnya yang bening, pasir putih, dengan ekosistem mangrove dan terumbu karang yang masih sangat terjaga. 

Kamu bisa melakukan aktivitas snorkeling santai, island hopping, atau sekedar duduk santai di pinggir pantai. 

Jangan lupa ikuti juga aktivitas memberi makan hiu atau melihat hiu di penangkaran yang kerap jadi highlight liburan. 

Meski suasananya tenang, tapi akses ke sini juga tergantung dengan kapal serta cuaca. Cek dulu jadwal keberangkatan kapal sebelum mulai liburan. 

Dari semua taman nasional di Indonesia ini, mana yang sudah kamu kunjungi? Kalau belum, susun daftarnya sekarang dan jangan lupa siapkan budget yang cukup!

F.A.Q

Ada di Taman Nasional Komodo, Taman Nasional Tanjung Puting, Taman Nasional Ujung Kulon, dan Taman Nasional Way Kambas. 

Taman Nasional Gunung Leuser yang ada di Aceh dan Sumatera Utara. 

vertical garden

Kamu Harus Tahu! Apa Itu Vertical Garden dan Mengapa Banyak Diminati

Vertical garden hadir sebagai solusi untuk rumah sempit yang ingin mendapatkan tambahan taman. Tapi sayangnya, masih banyak yang belum tahu apa itu vertical garden.

Bukan hanya sebagai solusi taman di rumah sempit, vertical garden juga memiliki banyak manfaat yang membuatnya semakin diminati.

Bagi Anda yang sedang berencana membangun taman yang indah dan konsep unik, vertical garden bisa jadi pilihannya.

Untuk mengetahui seperti apakah taman vertikal ini dan bagaimana manfaatnya, simak dulu ulasannya pada artikel ini.

Pengertian Vertical Garden

Vertical garden adalah model untuk menanam secara vertikal, yaitu pada bagian struktur bangunan yang berdiri dengan tegak, seperti dinding, pilar atau panel.

Kerap juga disebut sebagai dinding hijau karena bentuk tamannya yang menempel pada dinding. Biasanya, untuk menambahkan tanaman akan diberikan wadah khusus sebagai pot.

Metode penanaman secara vertikal inilah yang selalu menjadi solusi untuk membangun taman pada lahan sempit.

Contohnya, pada rumah cluster dengan ukuran kecil atau gedung perkantoran bertingkat di tengah kota. Penambahan taman vertikal ini membantu ruang hijau yang menyejukkan dalam ruangan.

Menggunakan taman vertikal, Anda bisa menanam berbagai jenis tanaman layanan taman yang luas. Semua dapat menyesuaikan dengan luas dinding atau panelnya. Kami menyediakan jasa pembuatan taman untuk Bandung dan sekitarnya, mulai dari vertical garden hingga jenis populer lainnya.

8 Manfaat Vertical Garden untuk Hunian Lebih Asri

Pembuatan taman vertikal tidak hanya bisa di dalam ruangan saja, tapi juga ruangan semi terbuka atau di teras rumah.

Untuk itulah, manfaat yang dihadirkan oleh taman vertikal ini begitu banyak yang menjadikannya sangat diminati. Berikut ini manfaat yang bisa Anda peroleh:

1. Menciptakan Udara yang Lebih Sejuk

Siapa yang tidak suka tinggal dan beraktivitas dalam ruangan yang sejuk. Daripada menggunakan ac, Anda bisa membuat taman vertikal di dalam rumah!

Ya, vertical garden adalah solusi untuk menciptakan udara sejuk secara alami. Setidaknya, dengan taman ini Anda tidak lagi merasa gerah dan selalu bergantung dengan ac.

2. Menjadi Filter Air Hujan

Layaknya taman pada umumnya, taman vertikal juga bisa menjadi filter air hujan karena struktur tanamannya yang secara vertikal efektif menyaring air secara alami.

Air hujan yang kotor akan disaring oleh permukaan tanaman, sebelum akhirnya jatuh ke tanah. Ini terjadi berkat media tanam dalam pot, seperti serat kelapa, arangs dan juga tanah.

Penyaringan ini akan membantu meminimalisir limpasan air yang mengandung polutan ke dalam lingkungan. Namun, ini akan efektif untuk taman vertikal di luar ruangan. 

3. Meminimalisir Pemakaian Energi

Dengan kemampuannya membuat ruangan menjadi sejuk, Anda tidak akan perlu lagi menggunakan ac.

Artinya, pemakaian energi listrik akan menurun yang menjadikan Anda hemat biaya sekaligus menjaga lingkungan.

Kemampuan taman vertikal mampu menyerap panas, sehingga menurunkan suhu lingkungan sekitar dan juga mengurangi efek panas yang berlebih.

4. Rumah Baru bagi Serangga dan Burung

Membangun taman vertikal, secara tidak langsung membuat Anda menyediakan rumah bagi serangga dan juga burung-burung.

Tanaman yang tumbuh secara vertikal akan menjadi tempat berlindung, sumber makanan serta ruang untuk berkembang biak bagi hewan lainnya.

Anda hanya perlu memilih jenis tanaman yang tepat supaya bisa menjadi rumah yang nyaman untuk kupu-kupu, kumbang, hingga burung kecil.

5. Menciptakan Pemandangan Indah

Tidak dapat dipungkiri, dengan membangun taman vertikal Anda akan menyulap dinding biasa menjadi karya seni yang sangat indah.

Warna dinding akan penuh dengan tanaman hijau atau bunga warna warni yang sangat menyegarkan mata. Semua tanaman akan berfungsi sebagai elemen dekoratif yang alami.

Apalagi jika Anda menambahkan pencahayaan yang tepat, akan membuat taman vertikal menjadi lebih luar biasa indahnya.

6. Memberikan Tambahan Oksigen

Setiap vertical garden akan bekerja untuk menambah oksigen berkat semua jenis tanaman yang tumbuh di dalamnya.

Semua tanaman akan melakukan fotosintesis, yakni proses tumbuhan menyerap karbondioksida untuk menghasilkan oksigen.

Semakin luas taman vertikal yang Anda bangun, maka oksigen yang dihasilkan pun lebih tinggi. Itu sebabnya, banyak rumah hingga gedung perkantoran membangun taman vertikal indoor.

7. Mengurangi Masalah Polusi

Selain berfungsi sebagai filter air, vertical garden juga dapat membantu mengurangi masalah polusi secara efektif dan alami.

Karbondioksida dan gas berbahaya lainnya akan diserap oleh tanaman, sehingga meningkatkan kualitas udara secara keseluruhan.

Dampak positifnya, juga bisa mengurangi efek pemanasan kita dan meningkatkan kualitas hidup Anda sebagai penghuni rumah atau kantor.

8. Menghemat Pemakaian Lahan

Vertical garden merupakan solusi cerdas untuk menghemat pemakaian lahan dalam pembuatan taman, terutama di kawasan urban yang relatif sempit dan minim ruang terbuka.

Dengan memanfaatkan ruang vertikal, seperti dinding, pagar atau pilar rumah, Anda bisa menanam berbagai jenis tanaman tanpa menghabiskan banyak area tanah.

Kehadirannya menjadi efisiensi setiap inci lahan yang ada demi gaya hidup yang lebih nyaman dan sehat.

Cara Membangun Vertical Garden

Tertarik untuk membuat vertical garden? Bagaimana cara untuk membuatnya? Supaya tidak salah langkah, berikut ini tahapan yang bisa Anda ikuti untuk membuatnya:

1. Memilih Tanaman yang Sesuai

Mulailah dengan memilih jenis tanaman yang sesuai dengan posisi dan kondisi media vertikal untuk pembangunan taman.

Karena berbentuk vertikal, tentunya Anda tidak bisa menanam pohon besar melainkan tanaman kecil dengan akar serabut atau berdaun lebar.

Pilih juga tanaman yang tahan cahaya matahari, angin serta tingkat kelembaban yang mungkin sangat tinggi.

Anda bisa meminta ahli tanaman untuk menentukan jenis tanaman apa yang bisa dipilih.

2. Merancang Irigasi dengan Tepat

Adanya ruang terbatas dan menempel pada dinding atau ruang vertikal, membuat Anda harus merancang irigasinya dengan tepat.

Tanaman harus mendapatkan air dengan merata, bukan hanya tanaman di bagian bawah saja, tapi juga atas. Dengan air yang cukup, tanaman pun akan tumbuh dengan baik.

3. Memelihara Struktur Bangunan

Penting juga untuk mengecek struktur bangunan agar mengetahui kondisinya, karena kelembaban dari tanaman seringkali merusaknya.

Oleh karena itu, dalam pembuatan taman vertikal Anda sebaiknya memakai material yang tahan air. Sistem drainase juga harus memadai agar air tidak menggenang dan merusak permukaan bangunan.

4. Melakukan Perawatan dengan Rutin

Perawatan tanaman juga harus lebih rutin, untuk menjaga pertumbuhan tanaman lebih baik. Layaknya taman biasa, Anda harus rajin menyiraminya, memotong daun yang kering serta memberikan pupuk.

Tambahkan juga nutrisi agar tanaman tumbuh lebih sehat, mudah berbunga maupun berbuah.

Setelah mengenal lebih jauh apa itu vertical garden hingga manfaatnya, Anda tentunya sudah memiliki gambaran yang jelas tentang alternatif taman yang sedang populer ini.

Taman vertikal bukan sekedar solusi lahan sempit, tapi juga estetika hingga inovasi yang ramah lingkungan. Anda siap membuat taman di Jakarta? Hubungi kami via WhatsApp sekarang.

Apa yang dimaksud dengan vertical garden?

Vertical garden adalah taman yang dibangun pada lahan vertikal atau yang tegak lurus.

Apa saja media vertical garden?

Medianya adalah pasir, gambut, sekam, hingga arang.

Apa keunggulan dari vertical garden?

Keunggulannya sebagai alternatif kekurangan lahan untuk ruang terbuka hijau dan mampu menambah nilai estetika sebuah bangunan.

Apa kekurangan vertikal garden?

Perlu mempersiapkan biaya lebih untuk kebutuhan pot, tanaman dan juga pupuk yang berkualitas.